Apakah kista ovarium itu?
Kista adalah kantong berisi cairan, kista
seperti balon berisi air, dapat tumbuh di mana saja dan jenisnya
bermacam-macam. Kista yang berada di dalam atau permukaan ovarium
(indung telur) disebut kista ovarium atau tumor ovarium.
Kista
ovarium sering terjadi pada wanita di masa reproduksinya. Sebagian besar
kista terbentuk karena perubahan kadar hormon yang terjadi selama
siklus haid, produksi dan pelepasan sel telur dari ovarium.
Gejala-gejala
Sebagian
besar kista ovarium tidak menimbulkan gejala, atau hanya sedikit nyeri
yang tidak berbahaya. Tetapi adapula kista yang berkembang menjadi besar
dan menimpulkan nyeri yang tajam. Pemastian penyakit tidak bisa dilihat
dari gejala-gejala saja karena mungkin gejalanya mirip dengan keadaan
lain seperti endometriosis, radang panggul, kehamilan ektopik (di luar
rahim) atau kanker ovarium.
Meski demikian, penting untuk
memperhatikan setiap gejala atau perubahan ditubuh Anda untuk mengetahui
gejala mana yang serius. Gejala-gejala berikut mungkin muncul bila Anda
mempunyai kista ovarium:
Perut terasa penuh, berat, kembung
Tekanan pada dubur dan kandung kemih (sulit buang air kecil)
Haid tidak teratur
Nyeri panggul yang menetap atau kambuhan yang dapat menyebar ke punggung bawah dan paha.
Nyeri sanggama
Mual, ingin muntah, atau pengerasan payudara mirip seperti pada saat hamil.
Gejala-gejala berikut memberikan petunjuk diperlukan penanganan kesehatan segera:
Nyeri perut yang tajam dan tiba-tiba
Nyeri bersamaan dengan demam
Rasa ingin muntah.
Jenis-jenis kista ovarium
Kista fungsional
Kista
yang terbentuk dari jaringan yang berubah pada saat fungsi normal haid.
Kista normal ini akan mengecil dan menghilang dengan sendirinya dalam
kurun 2-3 siklus haid. Terdapat 2 macam kista fungsional: kista
folikular dan kista korpus luteum.
Kista folikular
Folikel sebagai
penyimpan sel telur akan mengeluarkan sel telur pada saat ovulasi
bilamana ada rangsangan LH (Luteinizing Hormone). Pengeluaran hormon ini
diatur oleh kelenjar hipofisis di otak. Bilamana semuanya berjalan
lancar, sel telur akan dilepaskan dan mulai perjalannya ke saluran telur
(tuba falloppi) untuk dibuahi. Kista folikuler terbentuk jika lonjakan
LH tidak terjadi dan reaksi rantai ovulasi tidak dimulai, sehingga
folikel tidak pecah atau melepaskan sel telur, dan bahkan folikel tumbuh
terus hingga menjadi sebuah kista. Kista folikuler biasanya tidak
berbahaya, jarang menimbulkan nyeri dan sering hilang dengan sendirinya
antara 2-3 siklus haid.
Kista korpus luteum
Bilamana
lonjakan LH terjadi dan sel telur dilepaskan, rantai peristiwa lain
dimulai. Folikel kemudian bereaksi terhadap LH dengan menghasilkan
hormon estrogen dan progesteron dalam jumlah besar sebagai persiapan
untuk pembuahan. Perubahan dalam folikel ini disebut korpus luteum.
Tetapi, kadangkala setelah sel telur dilepaskan, lubang keluarnya
tertutup dan jaringan-jaringan mengumpul di dalamnya, menyebabkan korpus
luteum membesar dan menjadi kista. Meski kista ini biasanya hilang
dengan sendiri dalam beberapa minggu, tetapi kista ini dapat tumbuh
hingga 4 inchi (10 cm) diameternya dan berpotensi untuk berdarah dengan
sendirinya atau mendesak ovarium yang menyebabkan nyeri panggul atau
perut. Jika kista ini berisi darah, kista dapat pecah dan menyebabkan
perdarahan internal dan nyeri tajam yang tiba-tiba.
Kista dermoid
Kista
ovarium yang berisi ragam jenis jaringan misal rambut, kuku, kulit,
gigi dan lainnya. Kista ini dapat terjadi sejak masih kecil, bahkan
mungkin sudah dibawa dalam kandungan ibunya. Kista ini biasanya kering
dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menjadi besar dan menimbulkan
nyeri.
Kista endometriosis
Kista yang terbentuk dari jaringan
endometriosis (jaringan mirip dengan selaput dinding rahim yang tumbuh
di luar rahim) menempel di ovarium dan berkembang menjadi kista. Kista
ini sering disebut juga sebagai kista coklat endometriosis karena berisi
darah coklat-kemerahan. Kista ini berhubungan dengan penyakit
endometriosis yang menimbulkan nyeri haid dan nyeri sanggama.
Kistadenoma
Kista
yang berkembang dari sel-sel pada lapisan luar permukaan ovarium,
biasanya bersifat jinak. Kistasenoma dapat tumbuh menjadi besar dan
mengganggu organ perut lainnya dan menimbulkan nyeri.
Polikistik ovarium
Ovarium
berisi banyak kista yang terbentuk dari bangunan kista folikel yang
menyebabkan ovarium menebal. Ini berhubungan dengan penyakit sindrom
polikistik ovarium yang disebabkan oleh gangguan hormonal, terutama
hormon androgen yang berlebihan. Kista ini membuat ovarium membesar dan
menciptakan lapisan luar tebal yang dapat menghalangi terjadinya
ovulasi, sehingga sering menimbulkan masalah infertilitas.
Pemeriksaan dan diagnosis
Pemastian diagnosis untuk kista ovarium dapat dilakukan dengan pemeriksaan:
Ultrasonografi (USG)
Tindakan
ini tidak menyakitkan, alat peraba (transducer) digunakan untuk
mengirim dan menerima gelombang suara frekuensi tinggi (ultrasound) yang
menembus bagian panggul, dan menampilkan gambaran rahim dan ovarium di
layar monitor. Gambaran ini dapat dicetak dan dianalisis oleh dokter
untuk memastikan keberadaan kista, membantu mengenali lokasinya dan
menentukan apakah isi kista cairan atau padat. Kista berisi cairan
cenderung lebih jinak, kista berisi material padat memerlukan
pemeriksaan lebih lanjut.
Laparoskopi
Dengan laparoskopi (alat
teropong ringan dan tipis dimasukkan melalui pembedahan kecil di bawah
pusar) dokter dapat melihat ovarium, menghisap cairan dari kista atau
mengambil bahan percontoh untuk biopsi.
Penyulit (komplikasi)
Kista
ovarium tidak berbahaya selama kondisi jinak, tetapi kista dapat
membesar yang menyebabkan nyeri di bagian perut. Pada beberapa kasus
penyakit ini dapat menggangu produksi hormon-hormon dari ovarium dan
menghasilkan perdarahan iregular dari vagina dan peningkatan rambut
tubuh. Jika kista atau tumor membesar dan menekan kandung kemih, Anda
akan berkemih lebih sering karena kapasitas kandung kemih berkurang.
Kista ovarium dapat berbahaya bilamana kista berubah menjadi ganas,
karena itu semua kista harus diperiksa oleh dokter. Pengobatan
Pengobatan
yang dilakukan bergantung pada umur, jenis dan ukuran kista dan
gejala-gejala yang diderita. Beberapa pilihan pengobatan yang mungkin
disarankan:
Pendekatan “wait and seeâ€
Jika wanita usia
reproduksi yang masih ingin hamil, berovulasi teratur, tanpa gejala, dan
hasil USG menunjukkan kista berisi cairan, dokter tidak memberikan
pengobatan apapun dan menyarankan untuk pemeriksaan USG ulangan secara
periodik (selang 2-3 siklus haid) untuk melihat apakah ukuran kista
membesar. Pendekatan ini juga menjadi pilihan bagi wanita pascamenopause
jika kista berisi cairan dan diameternya kurang dari 5 cm.
Pil kontrasepsi
Jika
terdapat kista fungsional, pil kontrasepsi yang digunakan untuk
mengecilkan ukuran kista. Pemakaian pil kontrasepsi juga mengurangi
peluang pertumbuhan kista.
Pembedahan
Jika kista besar (diameter
> 5 cm), padat, tumbuh atau tetap selama 2-3 siklus haid, atau kista
yang berbentuk iregular, menyebabkan nyeri atau gejala-gejala berat,
maka kista dapat dihilangkan dengan pembedahan. Jika kista tersebut
bukan kanker, dapat dilakukan tindakan miomektomi untuk menghilangkan
kista dengan ovarium masih pada tempatnya. Jika kista tersebut merupakan
kanker, dokter akan menyarankan tindakan histerektomi untuk
pengangkatan ovarium.
Pertanyaan-jawaban
Apa penyakit kista ini hanya menyerang kaum wanita saja?
Kalau
kista indung telur memang hanya menyerang wanita saja karena pria tidak
mempunyai indung telur, tetapi kista bisa dikulit atau dimana saja dan
itu dokter kulit yang akan menanganinya.
Apa penyebab penyakit ini?
Penyebabnya
sangat beragam. Bisa saja dari sejak kecil/lahir sudah berbakat ke arah
penyakit ini, misal ada yang berisi rambut, kuku, lemak atau yang lain,
kista ini disebut kista dermoid dan sudah dibawa sejak dalam kandungan
ibunya. Ada yang kemudian tumbuh belakangan seperti kista endometriosis
yang merupakan gangguan hormonal dan gangguan kekebalan tubuh. Ada juga
yang berisi nanah disebut kista abses disebabkan karena radang atau
infeksi. Bisa juga karena perubahan sel tubuh, isinya seperti ingus atau
cairan bening disebut kista mesinosum atau serosum. Jadi penyebabnya
banyak sekali.
Secara lebih spesifik mengenai penyebab penyakit ini, apa mungkin dapat karena makanan?
Untuk
kista endometriosis bisa terpengaruh oleh pola makan, kalau makan
banyak lemak yang susah dipecah oleh tubuh dapat berlanjut dengan
gangguan hormon sehingga menimbulkan kista endometriosis. Atau pola
makan yang tidak teratur atau sering jajan bisa juga menimbulkan kista
endometriosis.
Terbatas atau tidak usia berapa bisa terserang penyakit ini?
Tidak
ada batasan, begitu bayi lahir sampai umur tua setiap saat bisa terkena
kista, tergantung jenisnya. Semakin dini terkenanya makin besar
kemungkinan menjadi ganas.
Apa tanda-tanda kista bisa dilihat dari luar tanpa bantuan USG, dan apa saja tanda-tanda awalnya?
Gejala-gejala
awalnya sangat beragam. Untuk kista endometriosis gejalanya nyeri haid,
nyeri buang air besar, dan bila sudah menikah nyeri saat berhubungan.
Untuk kista yang lain gejalanya seperti rasa penuh diperut, kembung,
susah buang air besar, rasa mual, sering buang angin. Kalau kista sudah
membesar, perut juga membesar seperti wanita hamil berisi cairan di
rongga perut. Kalau kista masih kecil, agak susah diraba/terlihat dari
luar maka perlu alat bantu seperti dengan USG.
Kalau tanda-tanda awal itu tidak kita perhatikan atau kita remehkan apa akibatnya?
Kadang-kadang sudah stadium lanjut baru ditangani dan ini biasanya hasilnya kurang memuaskan.
Jenis kista yang mana yang paling berbahaya?
Berbahaya
kalau kista menjadi ganas, kalau tidak menjadi ganas tidak berbahaya.
Selama kondisi jinak tidak perlu takut karena bisa diobati secara
operasi atau dengan obat-obatan. Kalau kista menjadi ganas,
penanganannya lebih radikal dengan kistanya harus diangkat dan diberi
obat-obat anti kanker.
Apakah kista bisa membuat susah hamil,
berapa persenkah kemungkinan bisa hamil? Bila bisa hamil bagaimana
pengaruhnya pada kesehatan ibu dan janin?
Tergantung jenisnya dan
apa indung telurnya terkena dua-duanya atau tidak, kalau hanya satu
indung telur yang terkena kista dan satu lagi tidak maka selalu ada
kemungkinan untuk bisa hamil. Dan kista tidak selalu otomatis mengganggu
kehamilan tergantung jenis dan besarnya. Kista tidak selalu membesar
selama hamil, ada jenis kista yang bisa membesar selama hamil dan ada
yang tidak ikut membesar selama hamil namanya kista endometriosis,
malahan kista ini statis (berhenti tumbuh) bila sedang hamil. Ada jenis
lain yaitu mesinosum (serosum) ikut membesar pada masa hamil, ini
kadang-kadang membuat keguguran karena besarnya kista mengganggu
kehamilan.
Faktor kesehatan ibu dan janin tidak akan terganggu kecuali kistanya jenis ganas.
Apa ada faktor turunan yang berpengaruh pada penyakit ini?
Secara
langsung tidak, tetapi ada yang dikenal sebagai faktor familiar,
artinya dalam satu keluarga ada kecenderungan untuk bisa terkena pada
beberapa orang, contohnya pada jenis kista endometriosis yang dapat
disebabkan pola hidup/pola makan, misal sejak kecil sampai dewasa ada
jenis makanan tertentu (X) yang dimakan sekeluarga setiap hari, bila ada
3 orang wanita dalam keluarga itu maka kemungkinan 2 orang dari wanita
itu terkena penyakit yang sama.
Bagaimana supaya kita tidak terserang penyakit ini?
Sebaiknya
pola hidup teratur, makan dengan gizi seimbang, juga makan sayuran
berserat terutama yang berwarna hijau karena mengandung zat antioksidan
yang memudahkan membuang racun dari tubuh, dan juga perlu lemak dan
protein karena protein untuk membentuk daya tahan tubuh yang tinggi.
Apakah
penyakit ini bisa dihambat pertumbuhan/ perkembangannya berkaitan
dengan faktor psikologis misal stres, depresi, atau yang lain, dan apa
bisa membuat penyakit ini cepat tumbuh berkembang?
Secara teoritis
bisa, terutama yang perkembangannya tergantung pada hormonal seperti
endometriosis dan kista polikistik. Memang tergantung dari pola hormon
di tubuh kita dan pola hormon sangat dipengaruhi oleh stres pada wanita
karena pusat kendali hormon ada di otak, kalau stres mudah
terganggu/tidak seimbang sehingga mudah merangsang tumbuhnya kista, dan
bisa dicegah kalau kita tetap tenang.
Buat yang lain yg punya info tentang kista boleh donk share juga disini ^_^